(0733) 321194
admin@uswatunhasanahllg.sch.id

Sinergi Sekolah dan Perguruan Tinggi: Menuju Pendidikan Kontekstual yang Berkelanjutan

Salah satu hasil penting dari kegiatan PKM di Yayasan Uswatun Hasanah adalah terbangunnya sinergi antara dunia pendidikan dasar dan perguruan tinggi. Kegiatan pelatihan penyusunan AKM literasi berbasis kearifan lokal ini bukan hanya transfer ilmu satu arah, tetapi kolaborasi nyata yang menunjukkan betapa kuatnya dampak kerja sama lintas jenjang pendidikan.

Tim dosen Universitas PGRI Silampari tidak hanya hadir sebagai pengajar, tetapi sebagai mitra yang ingin mendengarkan, memahami kebutuhan guru, dan mencari solusi bersama. Sebaliknya, para guru pun menyambut kegiatan ini dengan antusias, tidak sekadar sebagai peserta pelatihan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang aktif dan terus berkembang.

Sinergi ini penting, terutama dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual dan berpihak pada murid. Perguruan tinggi memiliki peran dalam mendampingi sekolah agar lebih siap menghadapi tantangan tersebut. Melalui kegiatan ini, terlihat bagaimana dosen dan guru dapat saling melengkapi: dosen membawa perspektif teoritis dan pendekatan akademik, sementara guru menghadirkan pengalaman lapangan yang kaya dan kontekstual.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini membuka ruang diskusi berkelanjutan. Para guru berharap akan ada pendampingan lebih lanjut, seperti penyusunan modul tematik berbasis lokal, pengembangan bank soal AKM digital, atau pelatihan serupa untuk jenjang yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah dan perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tetapi perlu membentuk jejaring yang solid untuk memperkuat sistem pendidikan.

Kegiatan PKM ini juga menjadi cermin dari misi tridharma perguruan tinggi. Pengabdian kepada masyarakat bukanlah kegiatan formalitas, tetapi wujud kontribusi konkret kepada dunia pendidikan di tingkat akar rumput. Melalui pendekatan yang relevan, membumi, dan kolaboratif, dosen benar-benar hadir sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Ke depan, sinergi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran dan asesmen. Jika guru dan dosen terus bekerja sama, saling belajar, dan saling mendukung, maka cita-cita menciptakan pendidikan yang kontekstual, adil, dan berkualitas dapat terwujud. Dan semuanya dimulai dari langkah sederhana: saling percaya dan bersama-sama bergerak demi masa depan generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *